
Suatu hari rabi' bin sulaiman (salah seorang murid beliau yg bermulazamah dengan beliau) menemui imam Syafi'i yg sedang jatuh sakit.
Lalu rabi' berkata : bagaimana keadaanmu wahai imam?
Syafi'i : أصبحت ضعيفا ,, aku menjadi lemah ( aku dalam keadaan sakit).
Rabi' : قوى الله ضعفك ,, semoga allah menguatkan lemahmu (lemah disini bisa diartikan sakit, maka rabi' seolah2 berkata "semoga allah menguatkan penyakitmu).
Syafi'i : wahai rabi' sungguh allah mengabulkan apa yg ada didalam hatimu tapi tidak mengabulkan lafadzhmu, karna jika allah menguatkan kelemahan (sakit) atasku, niscaya itu akan membunuhku, maka katakanlah begini :
"قواك الله على ضعفك"
Semoga allah menguatkanmu atas kelemahanmu (sakitmu).
Rabi' : wahai imam, aku tidak menginginkan kecucali kebaikan atas dirimu.
Syafi'i : tentu saja, wahai anakku seandainya engkau mencaciku secara jelas sungguh aku tau bahwa engkau tidak bermaksud demikian .
Nantikan kisah2 menarik selanjutnya ...
Referensi :
1. Manaqib syafi'i lil baihaqi (2/235)
2. Hilyatul auliaya' (9/120)
#fashehnya_imam_syafi'i
#belajar_bahasa_sangat_penting
#fahamilah_bahasa_arab_sebelum_bicara_agama
#imam_syafi'i_dan_rabi'
#do'a_rabi'_untuk_sang_guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar